Profil

Menyeimbangkan antara kehidupan keluarga dan karir di tempat bekerja saat ini menjadi persoalan yang banyak dihadapi oleh para pekerja Indonesia. Sebab kedua hal itu pada dasarnya memegang peranan yang sama penting, terlebih saat ini tidak hanya kaum laki-laki saja yang terjun ke dunia kerja guna mencari penghasilan. Banyak kaum perempuan yang juga melakukan hal serupa sehingga memaksa mereka harus menjalankan peran ganda, yaitu sebagai wanita karir sekaligus ibu bagi anak-anaknya.

Hal ini rupanya juga terjadi di institusi pendidikan, seperti UII di mana tidak sedikit civitas akademikanya, baik dosen maupun karyawan yang harus menjalankan peran ganda tersebut. Oleh karena itu, kampus pun harus mendorong kebijakan ramah keluarga yang kini banyak dilakukan oleh perusahaan besar di dunia. Salah satu wujud dukungan ini adalah dengan adanya lembaga Pusat Studi Anak dan Keluarga (Puskaga) yang berdiri di kampus terpadu UII. Keberadaan Puskaga UII yang berdiri sejak September 2013, salah satunya bertujuan membantu civitas akademika UII dan masyarakat umum untuk dapat menyeimbangkan ritme kerja dan aktivitas mengasuh si bua

Layanan

Memiliki tiga layanan utama yang kami tawarkan kepada civitas akademika maupun masyarakat umum, yaitu seminar atau pelatihan dengan tema anak dan keluarga, layanan penitipan anak bagi anak usia 0-3 tahun, dan riset ilmiah dengan tema yang relevan.

Salah satu layanan yang banyak diminati oleh para karyawan dan dosen UII tentunya adalah layanan penitipan anak. Layanan ini memberi kemudahan bagi karyawan untuk bekerja sambil memantau perkembangan anaknya yang dititipkan ke Puskaga sehingga turut menyeimbangkan ritme kerja dan peran sebagai ibu.

Puskaga UII berusaha menerapkan dan mengajarkan pola pendidikan Islami kepada anak-anak asuhnya sejak dini. Hal ini didukung oleh staf-staf pengasuh yang mendapat bimbingan langsung dari para dosen psikologi UII yang telah berpengalaman.

Struktur

 Kepala Puskaga UII

Irwan Nuryana Kurniawan, S.Psi., M.Si

Galeri

Kontak

Kunjungi Lebih Lanjut Pusat Studi Kajian Anak dan Keluarga